Pengawasan Lalu Lintas Tumbuhan dan Satwa Liar

Peredaran tumbuhan dan satwa liar di Propinsi Bali cukup tinggi, hal ini didukung adanya pelabuhan laut dan pelabuhan udara yang merupakan pintu keluar masuk tumbuhan dan satwa liar secara illegal.Tingginya minat masyarakat untuk mengoleksi tumbuhan dan satwa langka di Bali mengakibatkan perdagangan dan pemilikan satwa dilindungi cukup tinggi, hal ini didukung adanya pasar burung yang diduga sebagai tempat transaksi tumbuhan dan satwa langka serta artshop-artshop yang menjual kerajinan/cinderamata dari bagian-bagian satwa liar dilindungi. Untuk mencegah peredaran tumbuhan dan satwa liar yang semakin meningkat perlu adanya upaya-upaya penanggulangan berupa operasi pengamanan peredaran tumbuhan dan satwa liar.
Untuk mencegah peredaran tumbuhan dan satwa liar yang semakin meningkat perlu adanya upaya – upaya penanggulangan berupa operasi pengamanan peredaran tumbuhan dan satwa liar.Kegiatan yang dilakukan terkait dengan operasi pengamanan hutan dan peredaran TSL antara lain :

  1. Kegiatan operasi pengamanan dilakukan sebanyak7 (tujuh) kali. Operasi ini dilaksanakan dengan cara operasi terbuka (fungsional/gabungan). Hasil yang diperoleh dari operasi pengamanan peredaran TSL ini antara lain : Burung Jalak Bali, Jalak Putih, Julang, Kijang, Siamang, Nuri Merah Kepala Hitam, Landak, Kerang Kepala Kambing, Kima, SusuBundar, Nautilus, Lutung Jawa, Rangkok, Elang, Merak, Kakatua Medium, Triton Terompet, Tengkorak Buaya, dan Tanduk Rusa.
  2. Operasi intelejen, dilakukan sebanyak 2 (dua) kali. Kegiatan ini dilakukan sebelum kegiatan operasi pengamanan dilakukan dengan melakukan investigasi dan pengumpulan data-data terkait pelanggaran tindak pidana kehutanan yang sedang terjadi.
  3. Pengamanan dan penangangan barang bukti berupa pemberian pakan dan obat-obatan untuk satwa sitaan pada operasi pengamanan peredaran tumbuhan dan satwa liar.

Tabel Rekapitulasi hasil Operasi dan Penyerahan Satwa Balai KSDA Bali Tahun 2015

No Tanggal Nama Pemilik Proses

Tindak Lanjut

Hasil Operasi Keterangan
Nama Jenis Jumlah
A. OPERASI DI KABUPATEN BADUNG
1 15-5-2015  Wayan Nita Pembinaan – Kr. KepalaKambing
– Triton Terompet
– Nautilus
3 pcs
5 pcs
2 pcs
B.B. disimpan di Balai KSDA Bali
2.  16-05-2015 Dahlim Hadi Pembinaan – Kr. KepalaKambing
– Triton Terompet
– Nautilus
– Kima
– Batu Laga
– Susu Bundar
11 pcs
1 pcs
6 pcs
27 pcs
2 pcs
12 pcs
 B.B. disimpan di Balai KSDA Bali
3. 18-5-2015 Kylie Laurenette Turner Pembinaan  – Kr. KepalaKambing
– SusuBundar
– Triton Terompet
– Kima
 8 pcs
‘4 pcs
5 pcs
2 pcs
 B.B. disimpan di Balai KSDA Bali
4. 19-05-2015 Kt. Sukadana Pembinaan – KakatuaMolucen 2 ekor B.B. dititipkan di PPS Bali
5. 20-5-2015 Pt. NanikArini Pembinaan – Merak
– Tengkorak Buaya
– Tanduk Rusa
2 ekor
1 kor
4 pcs
– Merakdititipkan di PPS Bali
– TengkorakBuayadanTandukRusadisimpan di Balai KSDA Bali
B. OPERASI DI KOTA DENPASAR DAN KABUPATEN GIANYAR
6. 29-5-2015 Serkintan/
Subagia
Penyelidikan – Kakatua Medium
– Bayan
1 ekor
1 ekor
B.B. disimpan di Balai KSDA Bali
7. 5-6-2015 Ketut Sumerta Penyelidikan – DagingPenyu 56 Kg B.B. dititipkan di TSI Gianyar
C. OPERASI DI KABUPATEN BADUNG DAN KABUPATEN KLUNGKUNG
8. 13-7-2015 Zaiul Arifin Penyelidikan – Siamang 1 ekor B,.B. dititipkan di PT Bakas
9. 8-7-2015 Ketut Mendra Pembinaan – JalakPutih 1 ekor B.B. dititipkan di PT Bakas
10. 10-7-2015 Jero Mangku Madya Pembinaan – JalakPutih
– Jalak Bali
1 ekor
2 ekor
B.B. dititipkan di PT Bakas
D. OPERASI D KABUPATEN TABANAN DAN KABUPATEN BADUNG
11. 6-8-2015 I NyomanWadi Pembinaan – NuriMerahKepalaHitam
– Landak
1 ekor

2 ekor

B.B. dititipkan di PT. ABT
12. 6-8-2015 Moh. Ghafir Pembinaan – Kr. KepalaKambing
– Nautilus
– SusuBundar
– Kima
3 pcs
7 pcs
6 pcs
7 pcs
B.B. di Balai KSDA Bali
13. 6-8-2015 Ratnawati Pembinaan – Kr. KepalaKambing
– Kima
– SusuBundar
20 pcs
55 pcs
9 pcs
B.B. di Balai KSDA Bali
14. 7-8-2015 Komang Mesy Pratiwi Pembinaan – Kakatua 1 ekor B.B. dititipkan di PT. ABT
15. 9-8-2015 I.B. Ngr. Nala Pembinaan – Merak 2 ekor B.B. dititipkan di PT. ABT
16. 10-8-2015 Budiono Pembinaan – Elang 1 ekor B.B. dititipkan di PT. ABT
17. 11-8-2015 I Md Sukadana Pembinaan – LutungJawa
– Julang
1 ekor
2 ekor
B.B. dititipkan di PT. ABT
E. OPERASI DI KAB. GIANYAR
18. 16-10-2015 Nyoman Kelung Pembinaan – Julang 2 ekor B.B. dititipkan di PT. ABT
19. 20-10-2015 Komang Agus Purnawan Pembinaan – Kakatua Medium
– Jalak Putih
1 ekor
1 ekor
B.B. dititipkan di PT. ABT
F. OPERASI DI KAB. BULELENG
20. 10-12-2015 Wyn Soma Adnyana Pembinaan – Kijang

– Julang
– Merak

5 ekor

4 ekor
2 ekor

Kijang dititipkan kepemilik untuk induk penangkaran
B.B. dititipkan di PT. ABT
21. 10-12-2015 WynTiyoMisiko Pembinaan – Jalak Bali
– JalakPutih
2 ekor
3 ekor
B.B.dititipkan kepemilik untuk induk penangkaran
G. OPERASI DI KABUPATEN TABANAN
22. 8-1-2015 I Made Kasa Pembinaan – Kijang
– Rusa
2 ekor
3 ekor
B.B.dititipkan kepemilik untuk induk penangkaran
23. 8-12-2015 I Gst.Pt. Mendra Pembinaan – Elang Bondol
– Elang Ular Bido
– Bayan
1 ekor
1 ekor
2 ekor
B.B dititipkan di TBCBI

 

OPERASI PENGAMANAN HUTAN
Balai KSDA Bali memangku 5 Kawasan yaitu TWA Danau Buyan Danau Tamblingan, TWA Gunung Batur Bukit Payang, TWA TWA Panelokan, TWA Sangeh, dan CA Batukahu. Patroli pengamanan hutan secara rutin dilaksanakan untuk mencegah, menghilangkan, mengurangi, menutup niat masyarakat untuk melakukan pelanggaran terhadap hutan, kawasan hutan, hasil hutan, tumbuhan dan satwa liar serta sarana dan prasarana perlindungan hutan.Kegiatan patrol pengamanan hutan meliputi: Patroli Hutan, Pengecekan PalBatas, Pembersihan Jalur Batas/Jalur Patroli, Pemantauan terhadap satwa liar, dan pendata anak aktifitas illegal.
Selama kegiatan patroli pengamanan hutan dijumpai beberapa masalah seperti :

  1. TWA Panelokan
    – Adanya pelanggaran – pelanggaran seperti kebakaran hutan, penyerobotan, membuang sampah
    – Masyarakat di sekitar kawasan hutan belum menyadari akan penting dan manfaat kawasan hutan
    – Adanya akses jalan di dalam kawasan hutan menyebabkan kawasan hutan sangat rawan terhadap gangguan-     gangguan
    – Kawasan hutan dijadikan sebagai tempat sampah
    – Kondisi Pal Batas beraneka ragam ada yang masih utuh, dan ada yang sudah rusak
  2. TWA Gunung Batur Bukit Payang
    – Adanya pondok – pondok semi permanen di sekitar pura Jati yang dipergunakan pada saat piodalan
    – Adanya tanaman holtikultural didalam kawasan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar kawasan hutan.
    – Adanya Pal – pal yang kondisinya rusak (posisi tidak sesuai)
    – KebakaranHutan
    – Adanya pengambilan material (batu dan pasir) dalam kawasan hutan
    – Masyarakat belum menyadari akan pentingnya manfaat kawasan hutan
    – Kawasan hutan dijadikan lahan pertanian dan perkebunan
  3. TWA Danau Buyan Danau Tamblingan
    – Kawasan Hutan dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah
    – Kawasan hutan dianggap sebagai tempat yang memiliki tantangan bagi para penghobi motor trail
    – Masyarakat belum menyadari akan penting dan manfaat hutan
  4. CA Batukahu
    – Tidak begitu banyak pelanggaran yang ditemukan :
    – Hanya kesadaran masyarakat yang kurang
No No.Laporan Kejadian TKP Kategori Kasus Uraian Kasus Tgl/Bln/Thn Kejadian Nama TSK Pelanggaran (Pasal)   Barang Bukti Ket.Barang Bukti
Jml Jenis Nm.Ilmiah Alat
 1.  LK.13/BKSDA.Bl-1/ Lin/2015 Ds. Ketewel
Gianyar
Sedang Memiliki, menyimpan dan memperniagakan satwa liar yang dilindungi  5/6/2015 Ketut Sumerta Pasal 40 ayat (2) Jo
pasal 21 ayat (2) hurufd UU No. 5 Thn.1990
ttg. KSDAH&E
56 kg Daging Penyu B.B. Dititipkan
di TSI Gianyar