Pada hari ini 15 Januari 2018, Balai KSDA Bali melakukan penyerahan satwa liar dilindungi kepada Balai TN Bali Barat jenis Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) sebanyak dua ekor dan Jalak Putih (Sturnus melanopterus) sebanyak dua ekor. Satwa-satwa tersebut berasal dari UD. Jalak Suren Bali, salah satu penangkar burung di Kota Denpasar. Penyerahan satwa dilakukan dalam rangka memenuhi kewajiban restocking sebanyak 10% dari total perkembangbiakan usaha penangkaran sebagaimana ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Kawasan TN Bali Barat dipilih sebagai lokasi restocking karena merupakan satu-satunya habitat asli di dunia (endemik) dari burung Jalak Bali. Saat ini burung dirawat dan dilatih di sanctuary Jalak Bali TN Bali Barat sebagai upaya pengembalian insting alami sebelum dilepasliarkan.