Bali, 19 Februari 2018
Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2017-2018 diadakan ke Propinsi Bali pada tanggal 19-20 Februari 2018 dipimpin Ketua Tim Bapak Viva Yoga Mauladi dari Fraksi PAN.
Salah satu agenda Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Bali adalah mengunjungi PT Anak Burung Tropikana (ABT) Penangkar sekaligus Eksportir resmi binaan Balai KSDA Bali.

PT ABT merupakan penangkar burung jenis dilindungi dan tidak dilindungi Undang-Undang generasi Kedua (F2) Dan Seterusnya sesuai dengan SK Kepala Balai KSDA Bali No. SK.18/BKSDA.Bl-1/PLK/2015 tanggal 06 Agustus 2015. Selain itu PT. Anak Burung Tropikana juga merupakan Pengedar Burung Dilindungi dan tidak dilindungi UU Hasil Penangkaran sesuai dengan SK Dirjen KSDAE No. SK.45/KSDAE/SET/KSDAE.2/2/2016 tanggal 11 Pebruari 2016.

PT. Anak Burung Tropikana dalam menangkarkan burung khususnya jenis paruh bengkok dapat dikatakan berhasil, dan pada tahun 2017, PT. Anak Burung Tropikana mendapatkan penghargaan sebagai penangkar burung terbaik binaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Saat ini beberapa jenis burung yang sudah berhasil ditangkarkan diantaranya : Kakatua Seram, Kakatua Alba, Kakatua Jambul Kuning, Bayan, Kakatua Cempaka, Bayan Irian, bayan halmahera, Merak Hijau, betet kelapa dll. Jumlah satwa yang ada di penangkaran burung di PT. Anak Burung Tropikana sebanyak 545 ekor.

Pada tahun 2017, total Realisasi Ekspor selama tahun 2017 adalah sebanyak 120 ekor dari total 18 jenis burung.

Pada Kunjungan Kerja DPR RI ke Provinsi Bali pada saat ini dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mendampingi adalah Dirjen PDAS HL, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Biro Humas, Korwil UPT KLHK Bali (P3E) dan Balai KSDA Bali.

Selain ke PT ABT, Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Propinsi Bali juga mengunjungi Loka Riset Tuna di Denpasar, Kunjungan ke Jatiluwih melihat lokasi penanaman padi, kunjungan ke Gudang Perum BULOG dan juga gudang Pupuk Petrokimia di Kediri, Tabanan – Bali.

@balaiksda_bali @biodiversity_of_indonesia @kementerianlhk